Jumat, 06 November 2009

Desa Pakraman Kedewatan


Desa Pakraman Kedewatan adalah Desa Pakraman yang berwawaskan budaya, sehingga dalam memelihara kerukunan sebagai warga desa pakraman selalu mengedepankan budaya, yaitu kerukunan dalam tatanan HINDU. Hal ini diwujudkan dengan banyaknya kegiatan-kegiatan warga yang didasarkan dengan kekuatan tatanan HINDU, seperti pembangunan-pembangunan tempat suci (baca;pura), seperti Pura Desa - Puseh, Dalem, Tegal Suci, dll.

Dalam perkembangannya, desa pakraman Kedewatan yang memiliki suana desa yang asri, udara yang segar, serta keramah tamahan warganya yang baik, menempatkan desa pakraman Kedewatan menjadi salah satu tujuan wisata.

Banyaknya hotel-hotel dari berskala kecil sampai hotel berbintang menghiasi desa pakraman Kedewatan. Pinggiran sungai Ayung yang terbentang di sebelah Barat desa yang merupakan perbatasan dengan kabupaten Badung adalah pilihan wisata yang paling diminati. Saat ini, sungai Ayung tersebut juga dipakai sebagai kegiatan wisata (baca; rafting). Semua kegiatan wisata tersebut diharuskan menjaga budaya Bali, sehingga hubungan desa pakraman dengan pelau wisata terjalin dengan baik.

Secara implisit, desa pakraman Kedewatan juga sebagai penambah PAD kabupaten Gianyar dalam bidang kepariwisataan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar